Skip to main content

3 Tips Biar Nggak Kalap Belanja saat Banjir Diskon

 

Ratusan toko di mal sedang mengadakan gelaran Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2020. Banjir diskon dilakukan pada barang-barang di mal untuk memperingati hari kemerdekaan.

Hal ini dilakukan juga untuk membuat masyarakat kembali bergairah belanja di mal. Namun, dengan adanya banjir diskon kadang kala banyak orang justru kalap belanja.

Agar tidak kalap saat belanja ke mal di tengah banjir diskon, simak 3 tips berikut ini.

1. Pisahkan Uang Belanja, Tinggalkan Kartu Kredit

Menurut perencana keuangan Aidil Akbar Madjid, disarankan kalau belanja ke mal masyarakat membawa uang pas sesuai banyaknya budget belanja. Aidil juga berpesan lebih baik kartu kredit ditinggal saja di rumah.

"Ketika pergi ke mall jangan lupa hanya membawa uang pas untuk belanja sesuai budget, dan ongkos transportasi saja. Tinggalkan kartu ATM debit atau kredit di rumah aja," .

Aidil juga menyarankan masyarakat membuat daftar belanja dari rumah. Daftar barang tersebut juga harus jadi komitmen dalam belanja, ke mal hanya untuk membeli barang yang ada di dalam catatan tersebut saja.

"Kemudian, selalu buat daftar belanja, dibawa, dan dijadikan komitmen untuk belanja sesuai dengan catatan belanja Anda," ungkap Aidil.

Tak jauh berbeda, perencanaan keuangan Andy Nugroho menyarankan memisahkan uang buat belanja. Kartu kredit juga disarankan ditinggal saja kalau mau ke mal.

"Biar aman nggak khilaf dan terpakai uang lainnya ada beberapa cara. Misalnya belanja di mal kita bisa pakai dua rekening, satu rekening untuk belanja budgetnya, uang sisanya pindahkan ke rekening lain, kartunya ditinggal di rumah," kata Andy.

"Kalau ada kartu kredit juga tinggal aja di rumah," lanjutnya.

2. Teliti Membeli Barang

Aidil juga mengatakan masyarakat harus teliti dalam membeli barang. Biasanya, barang diskonan adalah stok lama dan tak sedikit ada yang catat barangnya.

"Teliti barang sebelum dibeli, barang yang didiskon biasanya stok lama dan ada cacatnya," ujar Andy.

Aidil juga meminta masyarakat teliti dalam melihat harga yang ditawarkan. Dia menyarankan, masyarakat bisa cek harga sebelum dan sesudah didiskon, kalau perlu bandingkan dengan toko lain atau harga dari internet.

"Kemudian, selalu bandingkan harga barang sebelum didiskon dan setelah didiskon, bandingkan juga dengan tempat lain ataupun internet agar dapat harga terbaik," papar Aidil.

3. Jangan Buka E-commerce

Kemudian, Aidil menyarankan kalau memang sulit menahan diri dengan cara yang ada. Lebih baik tidak usah ke mal ataupun mengunjungi aplikasi e-commerce.

"Kalau nggak bisa kontrol diri ya tinggalkan saja mal dan aplikasi e-commerce," ujar Aidil.

Tak jauh berbeda, Andy juga menyarankan lebih baik uninstall e-commerce kalau tidak tahan untuk belanja dari rumah. Pasalnya, meski tidak ke mal di zaman sekarang, belanja online pun sulit ditolak.

"Nah masalah lain, kalau di rumah ya dengan gampang kita bisa tergoda lewat e-commerce. Maka kuncinya, kita mesti disiplin ya, kalaupun nggak bisa nahan belanja online di rumah sementara budget pas pasan, saran saya hindari aja uninstall aja aplikasinya," kata Andy.

Comments

Popular posts from this blog

Berpakai Bikini Salmafina Sunan Berjemur dengan mantap

       Baru-baru ini, mulai banyak tempat-tempat wisata yang kembali dibuka untuk umum. Meskipun tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh Salmafina Sunan, melepas penat saat new normal di Labuan Bajo. Foto yang diunggah Salmafina beberapa hari yang lalu, menampilkan ia saat mengenakan bikini berwarna hitam. Sembari santai di kolam renang menikmati pemandangan laut yang indah, Salmafina berpose dengan ekspresi misterius mengenakan kacamata hitam. Bikini berwarna hitam yang ia kenakan ini membuatnya mampu menjadi pusat dari hamparan laut yang biru dan warna air kolam renang yang jernih. Keren, ya! Keindahan pantai Labuan Bajo identik dengan pasir warna pink. Salmafina Sunan pun tak mau menyia-nyiakan waktu di pulau cantik tersebut. Pakai bikini merah, dia berjemur santai menikmati indahnya pemandangan dan suasana yang sepi.

Pantai Srakung Gunungkidul Pas buat yang Tak Suka Keramaian

  Traveler sedang mencari referensi pantai yang sepi, Gunungkidul punya Pantai Srakung. Berasa pantai milik sendiri. Gunungkidul merupakan salah satu kawasan wisata yang masih berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan wisata di Gunungkidul yang paling banyak dituju adalah wisata pantainya. Hampir semua pantai di Gunungkidul memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Tidak semua pantai di Kawasan Gunungkidul ramai dikunjungi. Pantai-pantai yang belum sering didengar namanyapun sangat banyak. Jadi sangat banyak pantai yang masih sepi pengunjungnya. Sehingga berasa berada di pantai pribadi. Pantai Srakung merupakan salah satu pantai di Gunungkidul yang belum banyak dikunjungi. Tentunya pantai ini masih asri dan alami. Tidak ada biaya retribusi untuk menuju Pantai Srakung. Jadi tidak banyak fasilitas yang dibangun di pantai ini. Pastikan juga membawa perbekalan dari rumah ya. Tidak akan ditemui penjual makanan atau minuman di Pantai Srakung. Pantai Srakung b...

Adhisty Zara Buka Suara Usai Heboh Video Mesra Bareng Pacar

  Adhisty Zara akhirnya buka suara usai video dadanya diremas sang pacar, Zaki Pohan, beredar luas di media sosial. Dilihat dari tayangan  Selebrita Trans 7 , gadis 17 akhirnya mau berbicara sedikit mengenai hebohnya video tersebut. Ia meminta media untuk menjaga privasinya dan keluarganya. "Halo ka ini Zara, tolong jaga privasi aku juga ya ka," ujar Zara lewat sambungan telepon. Pemeran  Dua Garis Biru  itu juga menambahkan bahwa ia dan keluarganya kini masih butuh waktu untuk menanggapi kehebohan imbas dari video tersebut. "Karena keluargaku juga butuh waktu, makasih," tukasnya sambil menutup telepon. Adhisty Zara memang terlihat menghilang dari media sosial usai video tersebut heboh. Ia diketahui mengunci akun Twitter miliknya dan menutup kolom komentar di Instagram pribadinya.