Skip to main content

Demo Tolak Tambang Galian C di Jombang, Warga Duduki Alat Berat

 

Puluhan warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Jombang demo menolak tambang galian C di kampung mereka. Warga khawatir aktivitas pertambangan akan merusak sumber air bersih.

Massa yang terdiri dari emak-emak dan para pria ini mengawali aksinya dengan berjalan kaki dari permukiman mereka ke sawah milik Munir di Dusun Ngerembang, Desa Rejoagung. Sampai di lokasi, warga berorasi sembari membentangkan poster bernada protes.

Seperti 'Warga Menolak Adanya Galian', 'Alat Berat (Bego) Harus Keluar', 'Pikirkan Anak Cucu Kami Bro', 'Dunia Akhirat Tidak Ridho Bila Air Dirusak'. Massa juga menduduki sebuah ekskavator di tambang galian C tersebut. Mereka meminta alat berat itu dikeluarkan dari lokasi.

Salah seorang emak-emak warga Desa Rejoagung, Nikmatur Rohmah (40) mengatakan, aktivitas penambangan galian C memang belum berjalan. Oleh sebab itu, warga menggelar protes agar penggalian material di sawah milik Munir, warga Desa Rejoagung itu dibatalkan.

"Tidak boleh ada galian C di sini. Karena itu akan merusak sumber air minum kami," kata Rohmah kepada wartawan di lokasi unjuk rasa, Sabtu (8/8/2020).

Ia menjelaskan, rencana pertambangan galian C di sawah milik Munir sejak lama didengar warga. Menurut dia, warga sudah berupaya menemui pemilik sawah agar membatalkan rencana tersebut.

Namun, Munir bersikukuh menjalankan bisnis tersebut. Bahkan, sebuah ekskavator diterjunkan ke lokasi. Sehingga memantik aksi unjuk rasa warga Desa Rejoagung.

"Pemilik lahan tidak mau mendengarkan keluhan masyarakat. Keinginan kami tidak ada lagi galian karena air sumur kami saat ini sudah keruh," terang Rohmah.

Demo warga mendapat dukungan dari Kepala Desa Rejoagung Ahmad Kasani. Dia juga meminta pemilik lahan membatalkan penambangan galian C di sawah tersebut.

"Karena air warga Dusun Ngerembang ini benar-benar tercemar. Sekitar 40-50 persen air sumur warnanya berubah menjadi kuning karena banyak resapan dari kolam-kolam galian C terdekat," ungkapnya.

Kasani membenarkan sawah yang dijadikan tambang galian C milik Munir. Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti tambang ini sudah mengantongi izin dari pemerintah atau belum.

"Warga menuntut hari ini alat berat dikeluarkan dari sini. Dan saya mendukung aksi warga ini," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Berpakai Bikini Salmafina Sunan Berjemur dengan mantap

       Baru-baru ini, mulai banyak tempat-tempat wisata yang kembali dibuka untuk umum. Meskipun tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh Salmafina Sunan, melepas penat saat new normal di Labuan Bajo. Foto yang diunggah Salmafina beberapa hari yang lalu, menampilkan ia saat mengenakan bikini berwarna hitam. Sembari santai di kolam renang menikmati pemandangan laut yang indah, Salmafina berpose dengan ekspresi misterius mengenakan kacamata hitam. Bikini berwarna hitam yang ia kenakan ini membuatnya mampu menjadi pusat dari hamparan laut yang biru dan warna air kolam renang yang jernih. Keren, ya! Keindahan pantai Labuan Bajo identik dengan pasir warna pink. Salmafina Sunan pun tak mau menyia-nyiakan waktu di pulau cantik tersebut. Pakai bikini merah, dia berjemur santai menikmati indahnya pemandangan dan suasana yang sepi.

Pantai Srakung Gunungkidul Pas buat yang Tak Suka Keramaian

  Traveler sedang mencari referensi pantai yang sepi, Gunungkidul punya Pantai Srakung. Berasa pantai milik sendiri. Gunungkidul merupakan salah satu kawasan wisata yang masih berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan wisata di Gunungkidul yang paling banyak dituju adalah wisata pantainya. Hampir semua pantai di Gunungkidul memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Tidak semua pantai di Kawasan Gunungkidul ramai dikunjungi. Pantai-pantai yang belum sering didengar namanyapun sangat banyak. Jadi sangat banyak pantai yang masih sepi pengunjungnya. Sehingga berasa berada di pantai pribadi. Pantai Srakung merupakan salah satu pantai di Gunungkidul yang belum banyak dikunjungi. Tentunya pantai ini masih asri dan alami. Tidak ada biaya retribusi untuk menuju Pantai Srakung. Jadi tidak banyak fasilitas yang dibangun di pantai ini. Pastikan juga membawa perbekalan dari rumah ya. Tidak akan ditemui penjual makanan atau minuman di Pantai Srakung. Pantai Srakung b...

Adhisty Zara Buka Suara Usai Heboh Video Mesra Bareng Pacar

  Adhisty Zara akhirnya buka suara usai video dadanya diremas sang pacar, Zaki Pohan, beredar luas di media sosial. Dilihat dari tayangan  Selebrita Trans 7 , gadis 17 akhirnya mau berbicara sedikit mengenai hebohnya video tersebut. Ia meminta media untuk menjaga privasinya dan keluarganya. "Halo ka ini Zara, tolong jaga privasi aku juga ya ka," ujar Zara lewat sambungan telepon. Pemeran  Dua Garis Biru  itu juga menambahkan bahwa ia dan keluarganya kini masih butuh waktu untuk menanggapi kehebohan imbas dari video tersebut. "Karena keluargaku juga butuh waktu, makasih," tukasnya sambil menutup telepon. Adhisty Zara memang terlihat menghilang dari media sosial usai video tersebut heboh. Ia diketahui mengunci akun Twitter miliknya dan menutup kolom komentar di Instagram pribadinya.