Skip to main content

Viral, Kisah Haru Kakek Naik Motor 300 Km Demi Lihat Cucu Terakhir Kalinya

 

Perasaan cinta dapat membuat seseorang rela melakukan apapun demi orang yang disayanginya, sekalipun hal itu terasa sangat sulit. Seperti kakek yang satu ini. Karena rasa cintanya yang amat besar kepada sang cucu, kakek tersebut rela menempuh perjalanan sejauh 300 km dengan menggunakan motor demi bisa bertemu dengan cucunya untuk yang terakhir kali.

Kisah haru dan menyedihkan sang kakek itu diunggah oleh akun Facebook bernama Rachot Wangkahart pada Rabu (12/8/2020). Setelah diunggah di media sosial, kisahnya lalu menjadi viral dan hingga kini telah dibagikan lebih dari 7 ribu kali.

Dalam unggahan yang telah disukai oleh lebih dari 11 ribu orang dan ditulis menggunakan aksara Thailand itu, Rachot menceritakan bahwa dia bertemu dengan sang kakek ketika sedang mampir di sebuah pom bensin saat hendak pulang ke rumah. Saat itu Rachot hendak mampir ke toilet sampai akhirnya dia melihat dan bertemu oleh seorang kakek yang tengah berada di sana.

Karena hari sudah malam, Rachot pun penasaran dan bertanya mengapa sang kakek tidak pulang ke rumah. Kakek itu pun menceritakan kepada Rachot bahwa dirinya hendak mengunjungi pemakaman cucunya yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya.

"Saya bertanya di mana dia tinggal, dan apa yang dia lakukan sendirian di tengah malam. Sang kakek pun menjawab,'Saya tinggal di Buriram. Saya di sini untuk pergi ke pemakaman cucu'" tulis Rachot di Facebooknya.

Sang kakek juga menceritakan bahwa dia telah mengendarai motornya sejauh lebih dari 300 km dari desa asalnya di Buriram untuk sampai ke Khon Kaen, tempat cucunya berada. Kakek itu mengaku ingin sekali bertemu dengan cucunya yang berusia 15 tahun untuk terakhir kalinya, sebelum sang cucu dimakamkan.

Kabarnya, cucunya itu meninggal karena sebuah kecelakaan yang membuatnya tenggelam secara tragis. Lebih menyedihkannya lagi, sang kakek juga mengatakan bahwa dia tidak ingin mengganggu keluarganya yang berada di Khon Kaen, sehingga dia bermaksud untuk mencari penginapan untuk sementara waktu walaupun hanya berbekal uang sekitar Rp 143 ribu.

Tadinya sang kakek hendak menginap di kantor polisi atau kuil terdekat. Tetapi karena dia merasa kurang nyaman dan tidak terbiasa dengan tempat tersebut, maka kemudian dia memutuskan tidur di samping sepeda motornya di pom bensin. Walaupun demikian, sang kakek mengatakan kepada Rachot agar tidak perlu mengkhawatirkan dirinya.

Namun karena merasa iba, Rachot akhirnya memutuskan untuk memberikan sejumlah uang bagi sang kakek. Kakek itu pun merasa terharu hingga berlinang air mata dan berjanji akan menghubungi Rachot ketika dirinya telah kembali dengan selamat ke Buriram.

Dalam unggahannya yang viral itu, Rachot juga membagikan beberapa foto-foto sang kakek yang terlihat sedang bersama motor berwarna oranye miliknya. Tidak sedikit netizen yang kemudian memberikan komentar dan memuji kebaikan hati Rachot.

"Kakek beruntung, bertemu orang baik. Yang sekarang sedang dicari semoga kamu makmur aku menghargaimu," komentar salah seorang netizen.

"Terima kasih atas kebaikanmu ... senang melihatmu. Kamu adalah orang yang sangat baik. Saya menghargainya," komentar netizen lain.

Comments

Popular posts from this blog

Dulu Jerawatan Sampai Bernanah, Wajah Pria Ini Mulus Setelah Stop Minum Susu

  Brian Turner mengalami jerawatan parah sejak usianya 15 tahun. Bertambah umur, jerawat yang memenuhi wajah binaragawan ini bukannya membaik, tapi justru semakin parah sampai merada dan bernanah. Tapi di usia 27 tahun Brian bisa bernapas lega. Jerawatnya hilang total dan digantikan dengan kulit mulus. Rahasianya satu, berhenti mengonsumsi susu dan produk-produk olahannya. Ini kisah Brian berhasil melawan jerawat. Pria asal San Diego, Amerika Serikat, ini dulu terbiasa minum segalon susu setiap hari. Dia juga makan empat porsi besar keju demi mendapatkan tubuh berotot karena profesinya sebagai binaragawan. Tapi Brian tidak pernah menyangka kalau diet yang dia jalani itu membuat kulitnya berjerawat parah. Konsumsi susu yang sangat tinggi membuat jerawat nanah memenuhi wajahnya hingga ia kesulitan tidur, karena ketika kulitnya tersentuh bantal, rasa sakit dan nyeri akan langsung menyerang kulitnya. Brian pun mencoba mengobati kulitnya dengan kon...

Berpakai Bikini Salmafina Sunan Berjemur dengan mantap

       Baru-baru ini, mulai banyak tempat-tempat wisata yang kembali dibuka untuk umum. Meskipun tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh Salmafina Sunan, melepas penat saat new normal di Labuan Bajo. Foto yang diunggah Salmafina beberapa hari yang lalu, menampilkan ia saat mengenakan bikini berwarna hitam. Sembari santai di kolam renang menikmati pemandangan laut yang indah, Salmafina berpose dengan ekspresi misterius mengenakan kacamata hitam. Bikini berwarna hitam yang ia kenakan ini membuatnya mampu menjadi pusat dari hamparan laut yang biru dan warna air kolam renang yang jernih. Keren, ya! Keindahan pantai Labuan Bajo identik dengan pasir warna pink. Salmafina Sunan pun tak mau menyia-nyiakan waktu di pulau cantik tersebut. Pakai bikini merah, dia berjemur santai menikmati indahnya pemandangan dan suasana yang sepi.

Pantai Srakung Gunungkidul Pas buat yang Tak Suka Keramaian

  Traveler sedang mencari referensi pantai yang sepi, Gunungkidul punya Pantai Srakung. Berasa pantai milik sendiri. Gunungkidul merupakan salah satu kawasan wisata yang masih berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan wisata di Gunungkidul yang paling banyak dituju adalah wisata pantainya. Hampir semua pantai di Gunungkidul memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Tidak semua pantai di Kawasan Gunungkidul ramai dikunjungi. Pantai-pantai yang belum sering didengar namanyapun sangat banyak. Jadi sangat banyak pantai yang masih sepi pengunjungnya. Sehingga berasa berada di pantai pribadi. Pantai Srakung merupakan salah satu pantai di Gunungkidul yang belum banyak dikunjungi. Tentunya pantai ini masih asri dan alami. Tidak ada biaya retribusi untuk menuju Pantai Srakung. Jadi tidak banyak fasilitas yang dibangun di pantai ini. Pastikan juga membawa perbekalan dari rumah ya. Tidak akan ditemui penjual makanan atau minuman di Pantai Srakung. Pantai Srakung b...